Manusia dan Kehidupan, Manusia dan Kematian

Manusia dan Kehidupan

“Berusahalah untuk duniamu, seakan-akan kau akan hidup selamanya. Dan, berusahalah untuk akhiratmu seakan-akan kau akan mati esok.”

Hidup manusia menempuh lima alam:

a. Hidup di alam roh (arwah)
b. Hidup di alam rahim ( kandungan ibu)
c. Hidup di alam dunia nyata
d. Hidup di alam barzakh (kubur)
e. Hidup di alam Akhirat, yang kekal abadi

Hikmah Allah menghidupkan dan mematikan manusia

Untuk menguji dan menyaring hamba-Nya:

a. Siapa yang paling baik amalannya
b. Siapa yang benar dalam ikrar dan janjinya
c. Siapa yang benar-benar sabar atas ujian dan musibah yang ditimpakan-Nya
d. Siapa yang benar-benar bersyukur atas nikmat kurniaan-Nya
e. Siapa yang benar-benar redha dengan takdir dan ketentuan-Nya : sewaktu hidup di dunia untuk dikurniakan balasan di Akhirat kelak.

Peranan Manusia di Dunia

a. Sebagai khalifah (wakil) Allah di muka bumi.
Manusia menjadi wakil Allah dalam mentadbir bumi dengan menjalankan semua perkara supaya bersesuaian dengan peraturan dan undang-undang (syariat) yang telah Allah turunkan. Firman Allah:
Maksudnya: ” Sesungguhnya Aku hendak jadikan seorang khalifah di muka bumi”

b. Sebagai hamba Allah yang sentiasa mengabdikan diri (beribadah) kepadaAllah. Yakin, patuh dan taat kepada segala suruhan-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Firman Allah SWT:
Maksudnya: “Tidak Aku jadikan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaKu”

Manusia dan Kematian

“Tiap- tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan”.

Kematian adalah berpisahnya ruh dari badan. Badan akan rusak secara keseluruhan sementara ruh akan meneruskan kehidupannya yang abadi setelah mengalami perpisahan dengan badan. Allah berfirman dalam ayat-Nya: “Pada hari ketika tiap- tiap diri mendapati segala kebaikan dihadapkan (di mukanya), begitu juga (kejahatan yang telah dikerjakannya; ia ingin kalau kiranya antara ia dengan hari itu ada masa yang jauh; dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan Allah sangat Penyayang kepada hamba- hamba- Nya”.

Bila manusia senantiasa sadar bahwa dunia ini hanya ladang untuk menanam amal kebaikan, dan akhirat adalah tempat untuk hidup abadi, sama sekali ia tidak akan berbuat curang dan penipuan. Imam Ali a.s. dalam hal ini berkata: “orang yang memahami akhir kehidupannya, ia tidak akan berbuat curang dan penipuan.

Kematian merupakan sebuah keharusan

Setiap manusia yang menginjakkan kakinya di muka bumi, pasti akan merasakan kematian. Karena kematian adalah sebuah kepastian, di mana tidak seorang pun bisa menghindarinya.

“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh”.

Katakanlah:” Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah) , yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”.

“Dan datanglah sakaratulmaut dengan sebenar- benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya”.

“Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia pun sebelum kamu (Muhammad ), maka jika kamu mati, apakah mereka akan kekal”.

Pada hakikatnya, manusia di dunia ini tidak hidup secara abadi. Pada waktu tertentu ia harus meninggalkan dunia. Manusia tidak mampu menolak kedatangan kematian atas dirinya. Di mana saja ia berada kematian pasti akan menjemputnya. Manusia tidak mungkin lari dari kematian yang mendatanginya.

http://kawansejati.ee.itb.ac.id/manusia-dan-kehidupan

http://salehlapadi.blogspot.com/2007/02/manusia-dan-kematian-emi-nur-hayati.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s